Kereta koq sering anjlok ya? padahal kan musim mudik ini

pagi ini seperti biasa, saya lihat berita di TV, eh ada running teks tentang anjloknya kereta di jalur jawa barat – ( tepatnya saya ndak hapal, saya kan bukan orang jawa barat :p ). anehnya lokasinya ada ditempat yang sama dan beruntun 3 kali. selain itu ditempat lain kereta turangga juga anjlok di garut…..

waduh KAI, gimana sih ini?

kebetulan juga bulan ini aku dah 2 kali bolak balik bandung surabaya, dan ketika ke arah surabaya keretaku selalu delay… yang pertama ketika aku naik mutiara selatan, ternyata ketika sampai stasion solo balapan, jalur kertosono ditutup karena ada kereta pertamina anjlok di atas sungai brantas ( BENAR, DIATAS SUNGAI BRANTAS) sehingga harus lewat jalur memutar lewat bojonegoro, akhirnya sampai surabaya jam 9.30, padahal jadwalnya sampai jam 7an.

kemudian hal itu terjadi lagi, ketika saya kembali pulang ke surabaya, aku naik kereta yang sama dan telat lagi, sampai surabaya jam 11, tetep ANJLOK cuma kali ini anjloknya di jawa barat dan yang anjlok itu KERETA YANG AKU TUMPANGI. untungnya anjloknya tidak parah ( bahkan tidak terasa kalau anjlok -tapi tiba2 lama berhenti di hutan ) parah deh pokoknya

aku jadi mikir2, padahal besok mudik lebaran aku naik kereta nih

semoga aja tidak terjadi apa2 ya dan aku sampai rumah tepat waktu

amin….

2 thoughts on “Kereta koq sering anjlok ya? padahal kan musim mudik ini

  1. alet_cher

    wah….klo gitu mudik nanti jangan naek kreta pak, buat antisisapi, eh salah, antisipasi maksudnya, mendingan naek pesawat ajah,,,:-D atau ada alternatif laen yaitu naek bis ajah…karena klo pesawat sepertinya dah kehabisan tiket klo yang ekonomi, InsyaAllah mudik kali ini saya naek bis koq pak…
    selamat Hari Idul Fitri ya pak, Mohon maaf lahir bathin, smoga selamat diperjalanan, dan selamat bermudik ria….:-D
    mudik akan lebih asyik jika sambil mudik hunting2 pemandangan, buat koleksi moment dikamera…:-D
    salam…

    Balas
  2. kyai slamet

    kenapa kereta api walau eksekutif selalu telat?
    karena tidak sebanding antara tenaga dan lintasannya. di beberapa jalur masih menggunakan bantalan kayu yang lapuk. jadi pada saat melintasi jalur ini, kereta harus diperlambat sehingga tidak mencapai kecepatan maksimumnya. bantalan yang lapuk menjadi awal bencana yang bernama anjlok. sebagai pelanggan kereta api, saya bisa merasakan daerah mana yang bantalannya masih kayu.
    jalur solo hingga madiun, kemudian kertosono hingga malang (via blitar) merupakan jalur yang masih menggunakan bantalan kayu.
    kerasa banget goncangannya pada saat kereta ngebut.
    weh ke bandung? ITB kah?šŸ˜€

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s