yang harus diperhatikan dalam membeli rumah

rumah adalah kebutuhan primer yang perlu dimiliki.namun seakan-akan membeli rumah adalah hal yang paling susah dilakukan, apalagi jika anda adalah karyawan, anda pasti akan membayangkan mampukah saya membeli rumah dengan struktur gaji seperti saat ini.meminjam istilah teman saya, menurut “hukumnya gusti ALLAH” kalau anda sudah berkeluarga dan suami istri bekerja, seharusnya anda sudah mampu untuk membeli rumah. kuncinya adalah anda harus rajin untuk menabung untuk membayar uang muka pembelian rumah. bank memberikan limit kredit sesuai dengan kemampuan kita dalam membayar angsuran, bank biasanya mensetujui aplikasi yang jumlah angsuran perbulannya tidak lebih dari 40% dari jumlah perdapatan perbulan (suami+istri) dikurangi dengan tanggungan (angsuran kredit yang lain)

langkah pertama sebelum membeli rumah adalah dengan survey. rumah yang akan anda beli adalah rumah yang akan anda tinggali untuk waktu yang (relatif) lama, jadi proses survey ini sangatlah penting, anda harus menentukan pilihan terlebih dahulu, inggin beli rumah baru atau rumah sudah dipakai. jika anda memilih rumah baru maka biasanya anda harus siap menunggu rumah anda dibangun terlebih dahulu (biasanya ini memakan waktu yang lama) namun anda mendapat rumah yang baru. jika anda memilih rumah yang sudah dipakai, biasanya anda bisa langsung menepati rumah tersebut setelah ada transaksi jual beli tanpa harus menunggu waktu yang lama. survey rumah bisa anda mulai dari iklan baris surat kabar, pameran property, atau langsung turun ke daerah yang anda inginkan. pastikan anda juga langsung kelapangan untuk meninjau lokasi proyeknya, selain anda bisa menilai kualitas bangunan yang ada (jika sudah ada) ada baiknya juga mengukur waktu penyelesaian proyek rumah yang lain, jika anda melihat ada indikasi penyelesaian pembangunan rumah disekitar rumah yang ingin anda beli sedikit lambat, anda perlu mewaspadainya untuk dijadikan bahan pertimabangan. selain itu anda juga bisa menghitung jarak tempuh dan waktu tempuh lokasi rumah tersebut dengan lokasi kantor atau lokasi yang lain yang menurut anda sering anda kunjungi, terutama kantor, anda tentunya tidak ingin kan menghabiskan waktu dijalan hanya untuk pulang kerumah.

jangan lupa juga untuk menanyakan kesiapan fasilitas seperti PAM, Listrik, telephon (kalau ini mungkin sudah tidak terlalu penting lagi gara2 teknologi GSM/CDMA). jangan sampai nanti ketika rumah sudah anda tinggali namun ternyata fasilitas air (PAM) atau listrik masih belum masuk, anda akan kesusahan nantinya

yang tidak kalah pentingnya adalah kepastian hukum status tanah dan bangunan yang akan anda beli, di indonesia mengenal dua jenis sertifikat, HGB dan SHM. SHM (sertifikat hak milis) sesuai namanya maka tanah tersebut akan menajadi hak milik orang yang tertera di sertifikatnya, berbeda dengan HBG (Hak Guna bangunan) yang hanya berhak mengunakan bangunan saja, dan setiap periode tertentu harus diperbarui, namun kalau anda sudah mempunyai HGB biasanya akan mudah untuk menaikan ke SHM.

yang penting lagi adalah luas bangunan dan luas tanah, luas bangunan biasanya developer memaknainya dengan semua jengkal tanah yang terdapat bangunannya( termasuk teras) dan carport (namun kalau carport ada faktor pengkalinya, biasanya 0,13 x luas carport). kalau luas tanah sudah jelas, berapa meter persegi tanah yang kita beli. baiknya anda memimbang faktor luas tanah karena kalau anda berrencana menambah ruang anda bisa mengunakan sisa tanah yang ada, kalau dilihat dari segi biaya pengembangan ruang horisontal (bangunan di tanah) lebih ekonomis dari pada pengembanagan vertikal (bangunan tingkat) perhatikan juga fasilitas2 yang anda dapatkan, mulai dari PAM, Listrik,telephon, dapur(tempat cuci piring), tempat cuci baju, pagar (depan belakang), bahan2 yang dipakai nanti (galvalum, cat, kayu dll), dan kalau perlu pengkabelannya ( jumlah dan penempatan stop contact dan lampu.

tanyakan juga fasilitas umum apa yang developer sediakan, biasanya kalau perumahan besar menyediakan fasilitas umum seperti lapangan tenis, sepakbola, taman dan lain2. namun sekarang juga banyak beredar developer yang membangun di kavling yang kecil, biasanya yang ini tidak ada fasilitas umum, jadi hal ini juga harus bisa anda jadikan pemikiran.

ada baiknya anda bertanya pada bank tentang rencana anda untuk membeli rumah dengan mengunakan kredit, supaya bank bisa memberikan rentang kira2 berapa platform kredit yang bisa anda ambil. hal ini lebih baik dari pada anda harus mengeluarkan uang untuk booking fee ke developer dan kemudian kredit anda ditolak oleh bank.

anda juga harus bertanya pada developernya kapan rumah anda jadi, dan tanyakan konsekensi developer jika tanggal tersebut mereka belum bisa menyerahkan bangunan, karena biasanya jika kita telat membayar angsuran ke developer mereka pasti mengenakan bunga namun kalau developer telat, tidak ada sangksi sama sekali. karena biasanya perjanjian mereka tidak menganut pasal2 yang melindung konsumer. seharusnya memang ada kode etik tentang ini di REI.

ok, begitu kira2 yang bisa saya bagi, saya petik lagi intisari tulisan diatas, hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah

baru/ bekas

lokasi
-waktu tempuh
-jarak tempuh
-akses jalan
fasilitas
-PAM
-Listrik
-Telephon
sertifikat
-HGB
-SHM
-surat ijo
bangunan
luas bangunan vs luas tanah
fasilitas bangunan
-Dapur
-kamar mandi / kloset
-galvalum
-pagar
-perkabelan
Pembiayaan
-KPR
fasilitas umum

sebelum memutuskan untuk membeli rumah, baca dulu pengalaman saya di artikel ini,
https://indrakharisma.wordpress.com/2008/05/08/all-marketing-are-liar-pengalaman-membeli-rumah-di-surabaya/
supaya anda tidak mengalami pengalaman buruk saya

2 thoughts on “yang harus diperhatikan dalam membeli rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s