bulan pernah terbelah, ini bukti yang sah?
pagi ini milis saya dipenuhi oleh email tentang bukti foto bahwa bulan pernah terbelah
berikut ini adalah fotonya


namun setelah diteliti secara jelas, sumber dari berita ini adalah dari postingan blog tahun 2006 yang lalu, di http://fisan.wordpress.com/2006/10/09/scientific-bulan-pun-telah-terbelah/
ada kemungkinan juga bahwa postingan blog tersebut juga me-refer dari sumber yang lain
pertanyaannya adalah , bener ndak sih berita ini?
jangan2 hanya sekedar HOAX saja? baca tentang segala macam tentang HOAX disini
didalam beritanya disana disebutkan berbagai fakta termasuk firman ALLAH yang ditata begitu apik sehingga kita mudah percaya kepada berita tersebut
namun kita juga perlu berpikir lagi, benar ndak sih berita tersebut, jangan-jangan yang dikatakan bekas bulan terbelah itu hanyalah sungai yang ada di bulan, foto-foto yang ditampilkan didalam berita tersebut hanyalah cuplikan foto kecil, tidak bisa menkonfimasi atau tidak mengkonfirmasi apakah itu merupakan bekas bulan yang pernah terbelah
dan jika memang bekas belahan tersebut membekas rata diseluruh permukaan bulan seharusnya penemuan ini adalah penemuan besar yang terpublish secara besar-besaran, namun sepertinya sampai tahun 2008 ini koq tenang-tenang saja
jangan-jangan ini hanyalah HOAX untuk mentertawakan umat islam yang dengan mudahnya percaya terhadap berita tanpa berusaha membuktikannya
saya memang bukan ilmuwan NASA yang tahu kebenaran berita ini, namun saya mengajak supaya anda untuk meneliti dahulu berita sebelum anda percaya
18 comments so far
Leave a reply
sungguh mulia kata2 pak indra ini rek… tak kusangka…(hueks..)
Saya punya informasi :
Daud Musa Pitkhok (seorang muallaf Ingris)berkata , “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…
Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.
Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, ” Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna”. Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.
Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget danberkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,
“Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akanhal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.
Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … Maka aku pun berguman, “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.
Foto yang paling atas silakan refer ke http://antwrp.gsfc.nasa.gov/apod/ap021029.html. Menurut tulisan di sana:
What could cause a long indentation (takikan) on the Moon? First discovered over 200 years ago with a small telescope, rilles (rhymes with pills) appear all over the Moon. Three types of rilles are now recognized: sinuous rilles, which have many meandering curves, arcuate rilles which form sweeping arcs, and straight rilles, like Ariadaeus Rille pictured above. Long rilles such as Ariadaeus Rille extend for hundreds of kilometers. Sinuous rilles are now thought to be remnants of ancient lava flows, but the origins of arcuate and linear rilles are still a topic of research. The above linear rille was photographed by the Apollo 10 crew in 1969 during their historic approach to only 14-kilometers above the lunar surface. Two months later, Apollo 11, incorporating much knowledge gained from Apollo 10, landed on the Moon.
Jadi rilles ini ada di seluruh permukaan bulan…. Udah cukup belum??
http://grin.hq.nasa.gov/ABSTRACTS/GPN-2000-001486.html –> Gambar lainnya dari NASA
Pak indra yang mulia, sampai putus urat leher kamu,, demi Allah takkan kamu dapati Quran itu salah..
ingat pak, anda dan kita semua tak ada milimikronya debu, dari ciptaan Allah yang Maha Luas ini.. maka berendah hatilah dalam berkata-kata untuk urusan yang engkau sendiri tidak mengetahuinya dan ilmu anda tidak ada seujung kuku ilmu-NYA..
Ass. .
Saya yakin al-quran tdk akan prnah salah! Tidak akan!
Saya yakin bulan pernah terbelah dan menyatu kembali atas kehendak ALLAH SWT
Tp kita sbgai muslim hrs jg hati2! Terhadap berita yg blum jelas, dan msi menjadi kontroversi. Jgn2 mmang benar, smw berita itu hanya untk membuat umat muslim trlihat bodoh, karena terlalu mudah termakan berita2. Tanpa ad pembuktian dan penelitian lanjut. Apa kita tau? Saat ALLAH SWT menyatukan bulan kembali, DIA meninggalkan bekas belahany, agar dipelajari umat manusia?? Atau ALLAH SWT menghpus smua bekas2 pembelahanya?? ALLAH yg MAHA AGUNG, MAHA PERKASA, DIA bisa melakukan segalany. .ALLAH bisa saja membelah bulan dan menyatukany kembali TANPA MENINGGALKAN BEKAS!! Sbenarny bagi orang2 yg beriman, ckup alquran ckup sbgai bukti kbesaran Tuhan ALLAH SWT
Wallahua’lam bissowab
Ws
udah .. stop.. kalau mau foto bulan terbelah nanti gw bikinin ..deh gampang kok tinggal bagi dua ini foto nya .. hehehe
Gw peracaya bulan pernah terbelah … walau blompernah liat fotonya … seperti gw percaya adanya surga dan neraka .. walaupun ini juga blom pernah ada yang ngambil dan posting foto-foto nya ..hehehe…
Jangan-jangan besok2 ada yang posting foto-foto dari surga dan neraka …. hihihihi..
wassalam
Bulan pernah terbelah? Itu HOAX! NASA tidak pernah mengatakan seperti itu.
http://katarinaldi.wordpress.com/2008/09/06/hoax-%e2%80%9cislami%e2%80%9d-ramai-diminati/
ah orang amerika itu emang paling pintar buat bohong, mereka udah gila karena ngehayal terlalu tinggi, jadinya hidup mereka serasa halusinasi…apa mereka ga malu sama kebohongan publik tentang pendaratan manusia ke bulan yg gw pikir itu sih emang bohong rekayasa semata, jgn percaya sama mereka, semuanya sudah di jelaskan dalam al-quran.
“American People that too serious,though we only joke in heaven page – Osama Bin Laden”
aduh……. jangan jauh-jauh dah untuk percaya sama ke kuasaan atau kebenaran allah! kita cuma cukup melihat pada diri kita,,, dimana kita di beri nafas untuk hidup, otak untuk berfikir, organ tubuh untuk menjalankan aktivitas sehari2! yakan? subhanallah itu semua ada karena adanya sang pencipta yaitu allah. biarkan orang lain berkata tentang apaun karena keyakinan seorang muslim itu berasal dari hati nurani bukan dari sumber orang lain…..
tuh kan bener….
HOAX islami hanya menyulut perang saudara saja…
ah, sudahlah mari kita perangi HOAX. paling tidak jangan sampai orang di sekitar kita menjadi agen HOAX
ahahahahahah….mana mungkin.trus bagaimana supaya bisa bersatu?jelasin pake alasan logis dong,jangan mistis dong.pantes orang Indonesia tidak maju2.
Telah Dekat Kiamat, Bulan Telah Terbelah Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari kiamat, dan bulan pun telah terbelah.” (Q.S. Al-Qamar: 1)
Menurut Ibni Abbas dan Shah Abdul Al Azis, fenomena tersebut hanyalah seperti fenomena gerhana bulan biasa.
Nampaknya hadits-hadits yang menomentari fenomena tersebut cukup banyak. Sehingga ini tentunya bukan fenomena sekedar gerhana. Di beberapa tafsir dia artikan bahwa Bulan adalah simbol/ lambang bendera dan kekuatan politik Qurais di Arab, sebagaimana matahari sebagai simbol bangsa Persia.
Terbelahnya bulan menunjukkan terpecahnya bangsa Qurais dalam perang Badr yang menunjukkan kematian para pemimpin Qurais. Pecahnya perang tersebut 1 thn setelah yml saw hijrah telah membelah kekuatan kaum Quraish menunjukkan penzahiran dari ayat di atas. Ini adalah bukti rasulullah saw dapat mebelah bulan.
Melihat foto di atas, menurut Didit_ndut yang juga belajar geologi tapi belum jadi professor dan juga bukan pakar telematika sekaliber Roy Suryo :
“Saya agak berbeda dengan interpretasi Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar”. Melihat foto bulan tersebut, dia melihat beberapa kenampakan morfologi (permukaan) bulan sbb:
1. Foto tersebut memiliki dua sumber cahaya (sinar) yang dilihat dari dua arah bayangan yang berbeda dan saling tegak lurus (misal bayangan dalam cekungan yang membulat dan bayangan dari lembah yang memanjang yang saling tegak lurus).
2. Terdapat fenomena garis lurus putih, paralel dengan lembah memanjang yang nampaknya bukan akibat kerusakan sensor perekam yang sampai sekarang didit_ndut masih bingung, fenomena apakah itu?.
3. Dimensi foto itu sangat besar, berarti sekala foto itu sangat kecil.
4. Dalam foto sekala sangat kecil maka kemungkinan lembah memanjang itu memiliki dimensi puluhan or ratusan km, demikian juga diameter kawah yang terbentuk akibat hujan meteor.
5. Apabila dimensinya cukup besar, maka seharusnya dapat dilihat dari berbagai stasiun observer di bumi, kecuali apabila dia selalu berada di sisi bayangan bulan.
6. Lembah memanjang itu terbentuk bukan akibat hantaman meteor tetapi akibat proses endogen yang di bumi disebut sebagai normal fault (sesar normal).
7. Di kaki lembah terdapat gundukan sedimen memanjang dengan diameter yang besar dalam kilometer berupa spoor dan triangular facet.
8. Pembentukan spoor dan triangular facet sebagai pengisi lembah dengan kenampakan teras (bertingkat) menunjukkan proses membelahnya (fault) itu terjadi dalam beberapa tahap secara perlahan.
9. Terpotongnya spoor oleh kawah, menunjukkan adanya hantaman meteor besar setelah terbentuknya spoor atau jauh setelah terjadi pembelahan. (Jadi membelah dahulu baru terhantam meteor).
10. Proses pembelahan dan sedimentasi ini berlangsung dalam sekala waktu geologi (ratusan ribu or bahkan jutaan tahun).
11. Agak sulit diinterpretasikan bahwa kejadian ini terjadi pada masa yml Rasulullah saw hidup (yaitu sekitar 1300 tahun yll), karena proses ini kemungkinan terjadi jauh sebelum beliau lahir.
12. Bila benar bulan itu membelah pada zaman yml saw hidup, maka seharusnya juga tercatat dalam prasasti or catatan sejarah bangsa-bangsa lainnya. Karena tahun 700an Masehi, jangankan bulan yg membelah, gempa bumi dan gunung meletus sudah mulai tercatat dalam berbagai situs. Didit_ndut belum pernah menemukan situs yang mencatat terbelahnya bulan di masa yml saw hidup.
Tulisan ini bukan dibuat karena penulis tidak percaya kepada mukjizat dari Allah swt, tetapi karena takut, apabila penjelasan yang seolah-olah ilmiah dari berbagai kalangan ternyata keliru dan terbukti salah. Dengan dating radioisotop, kita dapat mengetahui umur absolute endapan di dalam rekahan tersebut, apabila ternyata umurnya mencapai ratusan ribu bahkan jutaan tahun yang lalu sebagaimana uraian di atas, maka akan memberi kesan bahwa mukjizat yml saw adalah palsu. Oleh karena itu dituntut kehati-hatian dalam melihat fenomena alam dan menghubungkannya dengan mukjizat.
Sebetulnya banyak sekali mukjizat yang bisa dijelaskan secara ilmiah, terbelahnya laut merah zaman Musa vs Firaun misalnya, itu adalah peristiwa alam yang periodik, bahtera Nabi Nuh juga demikian, silahkan membaca di berbagai situs dan juga di National geographic.
Yang jadi masalah adalah, semisal foto yang saya tampilkan diartikan sebagai bukti bulan benar2 membelah di jaman yml saw, dan ternyata terbukti bahwa gambar di atas menunjukkan proses endogen biasa yang terjadi jauh sebelum rasulullah saw hidup, maka sungguh kita akan merasa malu. Maksud saya menulis diatas bukan untuk tidak percaya kepada mukjizat yml saw, melainkan janganlah kita keliru melihat fenomena alam.
Kalo berbicara scientists mah…. yang tidak percaya sama mu’jizat Allah swt banyak, tetapi yang percaya dan bertambah keimanannya dengan mu’jizatNya juga tidak kalah banyak. Nah…. yang paling penting adalah bagaimana kita membaca dan mensikapi mu’jizat itu…. dan jangan samapi kita salah dalam membacanya. Saya takut apabila kita salah membaca… maka akan berkesan “mu’jizatnya yg keliru” padahal sesungguhnya “tafsirnyalah yg keliru”. Wassalam
didithadibariyanto.wordpress.com
YA ALLOH BERILAH PETUNJUKMU,TUNTUNLAH KAMI KEJALAN YANG LURUS DAN BENAR
Klo yang pernah belajar tambang atau geologi mungkin bisa paham. Bulan seperti halnya bumi, ada lempeng2 yang bergerak. Jadi saat mukjizat itu diperlihatkan, bulan memiliki bekas guratan yang berbentuk lingkaran. Dengan berjalannya waktu, lempeng2 bulan mulai bergerak dan guratan itu mulai berubah bentuk. Nanti pasti akan terbukti dengan jelas klo lempeng bulan dah terpetakan dan kita bisa melakukan rekonstruksi ulang pergerakan lempeng itu dan kita malah dapat info yang akurat kapan mukjizat itu terjadi.
ini baru muslim cerdas, well saatnya era Islam bangkit seperti zaman ibnu sina al-jabar.. n buktikan pada mereka kandungan al-qur’an..
iya mungkin benar karna kekuasaan Allah
Punten ah, percaya tidaknya dengan keaslian itu foto ga jadi masalah, yang penting kita harus percaya dengan keterangan di dalam surat al’komar ”telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan”
(Qs al’komar ayat 1)